Tuesday, October 11, 2016

5 Huruf


Satu kata yang dapat menyiksa hati 
Lima huruf yang dapat merengkuh jiwa 
Ketika bertatapan menjadi obat 
Ketika pertemuan menjadi anugerah 

Itu adalah Rindu..
Ya.. Rindu.. 
Rindu tak kan pernah mengucapkan "halo" 
atau "selamat tinggal"
Rindu bak benalu 
Iya akan terus tingal 
Tanpa ada belas kasih.. Untuk pergi tiba-tiba


Sunday, October 9, 2016

LIFE

  Sebelumnya saya ingin meminta ijin untuk berpendapat mengenai salah satu hal yang untuk beberapa orang cukup sensitif, yaitu, makna hidup. Memang saya belum bisa dikatakan sebagai seorang profesor tentang kehidupan, saya hanya seorang mahasiswa yang sedang mencoba untuk memahami satu dosen, yaitu, dosen kehidupan.

   Berbicara tentang hidup, pasti tidak akan pernah ada habisnya. Kebanyakan orang berkata hidup itu bagaikan roda yang berputar, terkadang kita diatas terkadang kita dibawah. Selain filosfi roda, ada 3 hal lagi yang tidak bisa dilepaskan dari hidup, yaitu waktu, perjalanan, dan kesabaran. 3 hal ini akan terus menguji kita sebagai sang penggembala hidup. Waktu, ujian dari waktu kita tidak akan pernah tau, waktu selalu memberikan kejutan, terkadang menyenangkan, terkadang begitu pahit. 

     Perjalanan. Perjalanan juga memberikan ujian yang tidak kalah cerdiknya. Setiap penggembala hidup pasti memiliki suatu perjalan, ia lahir, mulai mengerti akan lingkungan, sampai akhirnya, masuk di jurang lingkungan. Hanya orang yang memiliki kekuatan hebat, yang dapat keluar dari jurang lingkungan ini. Apakah kekuatan hebat itu ? Tetapi jika ia memiliki kekuatan itu apabila waktu tidak mengijinkan, akan kah ia bisa keluar ?.

       Ketika si penggembala kehidupan ini telah masuk kedalam jurang itu, hal yang dirasakan adalah ketakutan, persaingan, penolakan, penyudutan. Untuk menghadapi hal-hal ini si penggembala sangat membutuhkan kekuatan hebat. Diantara 2 hal tadi, ada satu hal yang bisa menjadi malaikat yaitu Kesabaran. Kekuatan hebat disini adalah Kesabaran. Ketika waktu dan perjalan sudah memberikan ujiannya, kesabaran ada di depan kita sebagai penggembala kehidupan untuk memberikan kekuatan besar.. agar kekuatan dalam diri penggembala dapat keluar untuk menjadi senjata dalam melawan, ketakutan, perasingan, penolakan, dan penyudutan.
Hidup akan terus bekerja sama dengan waktu, perjalanan, dan kesabaran. Penggembala kehidupan harus dapat mengeluarkan kekuatan terbaik dalam dirinya, agar ia bisa keluar dari jurang lingkungan itu.

Monday, May 30, 2016

Raga


Ada saat dimana ragamu jatuh pada jiwa yang menyejukan 
dan disanalah kenyamanan memilih.. 
memilih untuk berdiam dan berteduh.. 

Tanpa mengenal batas waktu 
jiwa yang menyejukan selalu datang tanpa permisi 
memberikan hal lain..
hal lain yang berhadiah kemungkinan-kemungkinan 

Membiarkan otak berimajinasi terlalu jauh 
dan harapan berdansa melampaui batas kewajaran 
tetapi raga dan kenyamanan tidak terusik 
mereka tetap memilih berdiam dan berteduh.. 


Tuesday, May 17, 2016

PILIHAN DAN KOMITMEN

Memilih .. merupakan salah satu kewajiban kita sebagai makhluk yang menetap di dunia. Segala hal di dunia ini meminta untuk di pilih, karena sebagai makhluk penghuni dunia, akan kesulitan jika berhadapan dengan banyak hal, mau tidak mau harus memilih. Ketika memilih sudah menjalankan aksinya, ia juga diingin ditetapkan tidak mau untuk digantung. Penetapan pilihan itu juga bukan hal yang mudah, satu hal lagi yang tidak bisa lepas dari kata, memilih, dan penetapan pilihan, yaitu komitmen. Komitmen adalah salah satu cara dalam menetapkan pilihan. Komitmen memiliki peran yang cukup penting dalan sebuah pilihan. Komitmen juga memberikan banyak sekali pengajaran yang mengajarkan kita bahwa ketika kita memilih kita harus bertanggung jawab dengan apa yang kita pilih, serta mengajarkan juga tentang menerima.. menerima baik dan buruk mengenai apa yang di pilih.

Saturday, January 23, 2016

Hadiah Dari Waktu

  Ternyata memang sesuatu yang tepat itu datangnya tiba-tiba, tidak pernah di bayangkan sebelumnya, dan itu menarik. Lama merayu-rayu waktu untuk memberikan surprise akhirnya pada siang hari dimana setiap orang sedang memikirkan akan makan siang dimana atau para mahasiswa yang sedang menyiapkan yudisum mulai panik akan persyaratan yang belum terkumpul, disaat seperti itu waktu, memberikan surprise yang selama ini ditunggu.

    Suprise yang diidamkan setiap 'jomblo' yang mengatakan bahwa dirinya sudah terlalu lama sendiri. Si jomblo ini mengaku sudah melewati berbagai rasa sakit hati dan kekecewaan dari lelaki-lelaki di masa lalunya yang sebenarnya tidak ingin menyakitnya. Lelaki baru yang dikenal si jomblo ini benar-benar datang secara tiba-tiba, seperti barang ajaib yang keluar dari kantong doraemon. Tetapi, entah kenapa si lelaki baru ini benar-benar membuat si jomblo merasa sudah cukup lama mengenalnya dan membuatnya perlahan jatuh sama lem yang bernama 'kenyamanan'. Karena saat ini kita berada di era dimana teknologi yang bernama media sosial menjadi raja, mereka untuk pertama kalinya bertegur sapa melalui media sosial, dimana teman mereka menjadi perantara.

    Dua orang anak manusia ini (si jomblo dan si lelaki baru) saling bercerita dan tentunya si lelaki baru menunjukan jurus terbaiknya untuk membuat si jomblo jatuh hati. Setelah beberapa hari, minggu,  untuk pertama kalinya, di sebuah cafe yang dapat dikatakan cukup nyaman, mereka memutuskan untuk bertemu, bertemu di dunia nyata. Keadaan yang cukup dingin awalnya lambat laun mulai sedikit hangat. Kehangatan yang dirasa oleh si jomblo ini diakibatkan oleh lelucon yang sebenarnya garing tetapi entah kenapa si jomblo benar-benar merasa itu sangat lucu dan dalam hatinya ia berkata ''orang aneh darimana sih ini, yang selalu bisa membuatku tertawa''.Senja yang kala itu menemani mereka dari kejauhan mulai berganti shift dengan bulan.

   Di akhir pertemuan si lelaki baru mulai mengeluarkan sisi ''tanggung jawabnya'' dengan cara mengantar pulang si jomblo dengan mengikuti mobilnya dari belakang. Si jomblo yang merasa sudah cukup lama tidak meraskan "kebahagian", kebahagian yang diberikan dari sosok lelaki, merasa menjadi wanita paling bahagia di kala itu. Hari, minggu, mereka terus menebar kebahagian satu sama lain, dan sampailah pada titik dimana si lelaki baru akan mengubah setatusnya menjadi sang penjaga hati, lagi-lagi senja menjadi saksi, tepat dihari dimana semua sarjana merasa bahagia, si lelaki baru resmi merubah setatusnya menjadi sang penjaga hati. Si jomblo juga merubah statusnya menjadi sang pemilik hati. Si penjaga dan pemilik hati ini memutuskan waktu, lagi dan lagi waktu menjadi penetu akhir dari cerita.. semoga waktu dapat berkeja sama dengan baik, harapan mereka.

Kehidupan Baru

Ketika telur berubah mejadi itik  Ketika ulat berubah menjadi kupu - kupu  Sedih berubah menjadi senang  Salju berubah menjadi semi  Awan me...